Luncurkan Aplikasi Sipapat, Bupati: Permudah Layanan Administrasi Desa

Luncurkan Aplikasi Sipapat, Bupati: Permudah Layanan Administrasi Desa

PATI, Radar Kudus – Dispermades Kabupaten Pati melaunching aplikasi Sipapat (Sistem Pengelolaan Potensi dan Administrasi Terpadu) di setda setempat, Selasa (21/1). Peluncuran aplikasi yang dipimpin langsung Bupati Haryanto juga dihadiri Wabup Saiful Arifin, Sekda Suharyono dan Kepala Dispermades Sudiyono.

Aplikasi tersebut diciptakan untuk mempermudah layanan administrasi di desa. Bupati Haryanto mengimbau agar administrasi diterapkan secara optimal tak sekadar formalitas. Dia mengingatkan hal ini sejurus dengan era industry 4.0.

Untuk membuktikan manfaat aplikasi ini, Bupati Haryanto mengujicobanya langsung. Dia ingin mengetahui kinerja aplikasi tersebut. Operator Sipapat memasukkan nama Haryanto. Di layar pun langsung terpampang sejumlah data mengenai Haryanto lengkap dengan tujuan layanan. Aplikasi bekerja hanya dalam beberapa detik saja.

 ”Terus tanda tangan ke pala desanya bagaimana,” tanya Haryanto. ”Dalam aplikasi ini sudah data base. Tanda tangan juga ada versi digital,” jawab operator. ”Jadi admin harus standby terus kalau begini,” kata Wabup Safin turut menambahi.

Ia mengingatkan segenap pihak terkait, jangan sampai Kabupaten Pati tertinggal baik dari segi perangkat lunak maupun perangkat kerasnya. ”Kita sering menjadi contoh, sering menjadi pemrakarsa, malah ketinggalan dalam pengelolaan. Oleh karena itu dalam sistem informasi jangan sampai ketinggalan,” tegasnya.

Sementara Kepala Dispermades Sudiyono mengatakan hadirnya aplikasi SIPAPAT (Sistem Pengelolaan Potensi dan Administrasi Terpadu) adalah sebagai salah satu kewajiban penyelenggaraan sistem informasi di desa. Sedangkan Kabupaten Pati merupakan kabupaten yang paling awal dalam penerapannya.

“Salah satu kelebihan aplikasi ini ialah, menjdi salah satu aplikasi yang mana dalam pengaplikasiannya dapat dimanfaatkan dari desa yang terintegrasi ke kabupaten”, ujarnya.

Sudiyono menyebut bahwa aplikasi yang diluncurkan tersebut, cukup satu dalam kebermanfaatannya sehingga penggunaannya lebih efektif dan tidak ganti-ganti aplikasi yang lain.

”Kita harapkan dari para stakeholder maupun dinas yang ingin bekerja sama maupun bersinergi terkait kebutuhan informasi dan data, kedepan dapat dilakukan,” kata dia. 

(ks/him/top/JPR)